SEMARANG, SRIKANDIDAILY.COM — Semangat sportivitas dan persaingan sengit mewarnai National Karate Championship Bhayangkara Eager Series II Tahun 2026 Piala Gubernur Jawa Tengah yang digelar selama dua hari, 12–13 September 2026, di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kejuaraan nasional tersebut diikuti sebanyak 743 atlet dari 11 provinsi di Indonesia. Para karateka datang dari berbagai daerah, mulai dari Kepulauan Bangka Belitung hingga Papua Barat Daya, untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperebutkan gelar juara di berbagai kategori pertandingan.
Pertandingan berlangsung kompetitif dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Setelah melalui rangkaian pertandingan, Inkanas Jawa Tengah berhasil keluar sebagai Juara Umum 1, disusul SAT Academy sebagai Juara Umum 2 dan Forki Jepara sebagai Juara Umum 3.

Sementara itu, pada kategori TNI-Polri, Polda Jawa Tengah berhasil meraih Juara Umum 1. Posisi berikutnya ditempati Kopassus Grup 2 Bhirawa Yudha sebagai Juara Umum 2 dan Satbrimob Polda Sumatera Barat sebagai Juara Umum 3.
Capaian tersebut menunjukkan ketatnya persaingan antaratlet dalam kejuaraan yang mempertemukan karateka dari berbagai daerah serta latar belakang.

Tak Sekadar Perebutan Medali
Penyelenggaraan Bhayangkara Eager Series II 2026 tidak hanya diarahkan sebagai ajang pencarian prestasi olahraga. Kejuaraan tersebut juga membawa konsep yang menghubungkan olahraga dengan pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam sambutan resmi Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan Anton Asfihani, S.S., selaku Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut.
Dalam sambutan itu disampaikan bahwa Bhayangkara Eager Series II dapat menjadi bagian dari pengembangan sport tourism, sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari kegiatan olahraga berskala nasional.
CEO Bhayangkara Eager, Eti Yustiningsih, S.E., Akt., M.E., mengatakan penyelenggaraan kejuaraan diharapkan memberikan dampak yang lebih luas bagi berbagai pihak.
“Kami ingin event ini menjadi sebuah ekosistem. Atlet mendapatkan pengalaman dan prestasi, keluarga mendapatkan pengalaman berwisata di Semarang, dan UMKM mendapatkan kesempatan untuk ikut tumbuh. Jadi olahraga bisa memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Eti.
Kehadiran ratusan atlet yang didampingi pelatih, official, orang tua dan pendamping turut menciptakan aktivitas ekonomi selama kejuaraan berlangsung.
Dengan demikian, Semarang tidak hanya menjadi lokasi pertandingan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara olahraga, keluarga, pariwisata, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Mengusung tema “Unity Through Karate, Excellence for Indonesia”, Bhayangkara Eager Series II 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pengembangan olahraga karate nasional sekaligus mendorong semakin banyak penyelenggaraan event olahraga berskala nasional di Jawa Tengah.
Kejuaraan tersebut juga menjadi momentum bagi para atlet untuk memperoleh pengalaman bertanding sekaligus memperkuat jaringan persaudaraan antarkarateka dari berbagai daerah di Indonesia.

