SRAGEN, srikandidaily.com – 28 September 2026 — Tidak semua cerita baik harus datang dari tempat yang jauh. Bagi Abdul Aziz, banyak hal sederhana di sekitar justru layak untuk dikenal dan dibagikan kepada lebih banyak orang.
Kreator muda asal Sragen, Jawa Tengah, tersebut telah enam tahun berkarya di media sosial. Bukan sekadar mengejar popularitas, Abdul memilih menggunakan ruang digital untuk mengangkat budaya, kearifan lokal, keindahan daerah, dan pesan-pesan tentang kebaikan.
Di usia 20-an, Abdul er 2026 membuat konten yang dekat dengan kehidupan masyarakat Sragen. Ia mengangkat berbagai hal yang terkadang luput dari perhatian, mulai dari budaya lokal hingga tempat-tempat sederhana yang menyimpan keindahan tersendiri.
“Saya mulai karena ingin menyebarkan hal-hal baik dari lingkungan sekitar yang jarang dibicarakan,” kata Abdul.
Dari Hal Sederhana Menjadi Konten Positif
Bagi Abdul, membuat konten tidak harus selalu tentang sesuatu yang besar. Lingkungan sekitar justru menyimpan banyak cerita yang dapat menjadi sumber inspirasi.
Karena itu, ia kerap mengangkat budaya dan kearifan lokal masyarakat Sragen, keindahan alam, serta berbagai tempat sederhana di daerahnya.
Pesan tentang semangat hidup dan ajakan untuk berbuat baik kepada sesama juga menjadi bagian dari konten yang dibuatnya.
Abdul berharap konten-konten tersebut dapat membuat masyarakat melihat sisi positif dari lingkungan sekitar sekaligus semakin mengenal budaya sendiri.
“Semua saya buat dengan niat tulus, agar orang melihat kebaikan dan mencintai budaya sendiri,” ujarnya.

Mengajak Anak Muda Berani Berkarya
Selain memperkenalkan daerah, Abdul juga ingin mendorong anak muda agar lebih berani menghasilkan karya positif melalui media sosial.
Menurutnya, generasi muda memiliki kesempatan besar untuk memperkenalkan daerah masing-masing dengan kreativitas yang mereka miliki.
Perjalanan enam tahun sebagai kreator kemudian membuat akun TikTok @sobatabdulaziz berkembang dan kini telah memiliki lebih dari 26.600 pengikut.
Namun, bagi Abdul, angka tersebut bukan menjadi tujuan utama. Ia ingin media sosial yang digunakannya tetap menjadi ruang untuk berbagi manfaat dan cerita positif.
Dari Sragen, Abdul terus melanjutkan langkahnya sebagai kreator konten. Ia berharap semakin banyak anak muda yang mau memulai karya dari lingkungan terdekat dan ikut memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui cara mereka sendiri.
Sebab, menurutnya, kebaikan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, cukup dengan melihat, merekam, dan membagikan hal baik yang ada di sekitar.
