SRIKANDIDAILY.COM | PURBALINGGA – Keceriaan, kebanggaan, dan suasana haru menyatu dalam kegiatan Haflah Akhirussanah PAUD Nur Qulbi Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di Desa Pagerandong, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Kamis (18/6/2026).
Sebanyak 15 siswa-siswi PAUD Nur Qulbi secara resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan anak usia dini. Acara berlangsung meriah dengan dihadiri unsur pendidikan, pemerintah desa, komite sekolah, wali murid, dan masyarakat setempat.
Ketua Penyelenggara, Rasmono, SH, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan PAUD Nur Qulbi tidak terlepas dari dukungan para guru, wali murid, dan seluruh pihak yang selama ini turut berkontribusi dalam proses pendidikan anak-anak.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung PAUD Nur Qulbi. Semoga ke depan semakin maju dan terus melahirkan generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Korwil Dindikbud Kecamatan Mrebet, Bani Usman, S.Pd, memberikan apresiasi atas konsistensi PAUD Nur Qulbi dalam mendidik anak-anak usia dini. Ia menegaskan bahwa pendidikan karakter harus ditanamkan sejak usia dini sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pagerandong, Untung Supriono, A.Md, mengajak para orang tua untuk terus memperkuat pendidikan agama dan karakter anak di lingkungan keluarga.
“Anak-anak harus dibiasakan mengaji, menjaga adab dan sopan santun, berbakti kepada orang tua serta menghormati guru. Pendidikan usia dini seperti ini sangat membantu dalam membangun generasi yang cerdas dan berkarakter,” katanya.
Pesan moral juga disampaikan Ketua Komite PAUD Nur Qulbi, Ustadz Abdul Rohman, yang mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang bermanfaat dan bernilai ibadah.
Kepala PAUD Nur Qulbi, Shinta, mengungkapkan bahwa pendidikan di usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kebiasaan positif.
“Kami berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang beriman, jujur, berakhlak baik, serta memiliki keterampilan yang bermanfaat. Orang tua juga perlu mengurangi penggunaan gadget pada anak dan memperbanyak interaksi serta kasih sayang melalui komunikasi dan pelukan,” tuturnya.

Mewakili wali murid, Ani Afiah menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah membimbing putra-putri mereka dengan penuh kesabaran.
“Terima kasih kepada para guru yang telah mendampingi anak-anak kami. Mendidik anak bukan perkara mudah, sehingga kami sangat menghargai dedikasi yang telah diberikan. Semoga anak-anak kami menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.
Selain prosesi pelepasan siswa, acara juga dimeriahkan dengan pentas seni anak-anak yang menjadi salah satu daya tarik utama. Berbagai penampilan seperti hafalan doa, surat pendek, tarian, lagu islami, hingga atraksi kreativitas lainnya berhasil menghibur para tamu undangan dan orang tua.
Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi. Adela Bunga dan Erland dinobatkan sebagai siswa berprestasi Tahun Ajaran 2025/2026 atas capaian dan perkembangan yang ditunjukkan selama mengikuti pendidikan di PAUD Nur Qulbi.
Melalui kegiatan Haflah Akhirussanah ini, PAUD Nur Qulbi kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keimanan, akhlak, dan karakter.
Redaksi
