Yogyakarta, SrikandiDaily.Com — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai kegiatan Sarasehan dan Buka Puasa Bersama Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong (MBG) yang digelar di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Sabtu (7/3/2026). Sekitar 6.000 relawan dari berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Mengusung tema “Jogja Nyawiji Untuk Negeri”, acara ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antar relawan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melakukan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan dimulai pada pukul 14.00 WIB dengan registrasi peserta yang kemudian dilanjutkan dengan penampilan hiburan kesenian serta sesi komunikasi interaktif antar relawan. Panitia juga menayangkan video inspiratif yang menggambarkan berbagai aksi sosial dan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan para relawan.
Memasuki sesi utama, acara dibuka secara resmi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Pelaksana serta tokoh relawan yang hadir.
Ketua Panitia Pelaksana kegiatan, Asep Susilo A.S, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah untuk memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Pertemuan ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen relawan dalam berkontribusi bagi masyarakat melalui kegiatan sosial dan semangat kebersamaan,” ujar Asep.
Menurutnya, tema “Jogja Nyawiji Untuk Negeri” mencerminkan tekad masyarakat Yogyakarta untuk bersatu dalam membangun bangsa melalui kolaborasi dan kepedulian terhadap sesama.
Dalam kesempatan tersebut, para relawan juga diajak untuk terus berperan aktif mendukung berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi bagi anak-anak dan generasi muda.
Asep menegaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik merupakan salah satu kunci penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai penerus bangsa.
Ia juga menambahkan bahwa kepedulian sosial yang dilakukan para relawan merupakan wujud nyata dari semangat bela negara yang dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti membantu masyarakat yang membutuhkan dan menjaga persatuan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar relawan, lantunan sholawat religi, tausiyah, serta doa bersama menjelang waktu berbuka puasa. Acara ditutup dengan buka puasa bersama dan ramah tamah antar relawan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan hingga pukul 18.30 WIB.
Melalui kegiatan ini, para relawan berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh serta melahirkan lebih banyak gerakan kemanusiaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

